Kuhisap pangkalnya sambil kutarik keluar mulutku hingga ke ujung, kemudian kuemut sebentar kepalanya lalu kumasukkan lagi ke mulutku hingga mentok. Lagi-lagi candaan yang sering kami gunakan saat chatting tengah malam. Bokep india Peres kontol aku!”Selama 15 menit aku diperlakukan seperti boneka seksnya. Rasanya nikmat sekali. Jangan-jangan….?“Aku mau tanya…” bisiknya di telingaku. Jerit terus yang kencang! Meski kami duduk di pojok, tapi di cafe ini ada beberapa pengunjung yang bisa saja mencuri dengar. Terus kudorong ke belakang, terus, terus, hingga ujung penisnya tertahan sesuatu.“Kamu…. Justru harusnya aku yang nganterin kamu.”“Anterin aku?”“Katanya belum cari hotel? Aku rasa pipiku merona merah karena ucapannya.“Hanya tinggal satu kamar dan bapak harus chekout maksimal jam 11 siang karena besok sudah dibooking untuk jam 12. Lama sekali matanya memandang mataku. Aaahh..”Dia seperti kesetanan. Takut dia punya penyakit kelamin, takut hamil, takut dia main kasar. Tentu batinku tersiksa: sudah keperawananku direnggut tiba-tiba, kini tubuhku disakiti seperti tak ada artinya.Tapi anehnya, hatiku mungkin menangis tapi tubuhku berpendapat sebaliknya. “Senang aja karena itu artinya kamu mau nemenin aku.”“Aku lemah sama cowok yang usahanya gigih,” kataku tersipu.“Seperti Dokter Chandra?” goda dia.“Kayaknya aku terlalu banyak cerita sama kamu ya?”4 jam dan 2




















