Gimana yah, susah omongnya nih, ya agak shock juga tadi abis baru kali ini” jawabnya gugup.“Ada pikiran macam-macam gitu nggak waktu ngegambar tadi?” pancingku lagi.“Emm.. Bokep china Pernah sih dulu saudara gua, tapi kebanyakan sih gua ambil dari foto ya, abis susah kan cari model”“Kalau menggambar sampai selesai gini habis waktu berapa lama kira-kira?”“Itu tergantung mood juga sih, tapi rata-rata sih setengah jam lah”“Gini Lix, kalau gua jadi model lu boleh nggak? Iya tapi omong-omong lu bakal tegang nggak kalo ngegambar pakai model nanti takutnya hasilnya jelek”“Tegang? Lu mau dilukis gimana?” tanya Felix yang baru keluar dari toilet.“Oohh.. Nafas kami sudah demikian memburu sehingga hembusannya terasa pada wajah masing-masing.Mulutku merambat ke bawah menciumi lehernya dan terus ke dadanya, putingnya kucium dan kugigit agak keras sambil menariknya.“Aooww.. Mimpi kali yee!” balasku menyikutnya pelan.“Emang lu pernah pakai model asli untuk gambar-gambar lu Lix?” tanyaku lagi.“Emm.. Tanpa mengurangi frekuensi genjotan aku menunduk melumat bibirnya dengan tujuan meredam suara kami agar tidak mengundang perhatian.Akhirnya ketika gelombang orgasme menerpa, yang terdengar hanya erangan tertahan, dengan refleks aku menekan vaginaku hingga penis itu tertancap maksimal, Felix jadi kelabakan karena aku menghisap lidahnya dengan kuat ditambah pelukanku




















