Penny’ku segera masuk. Penny’ku ku dekatkan ke bibir ‘Veggy’nya, ku elus-elus sebentar, lalu aku mulai selipkan pada bibir ‘Veggy’ pembantuku ini. Bokep rusia Tetapi langsung aku teringat pasti pembantu rumah tangga kami, Lia, yang memang mendapat perintah dari istriku untuk bersih-bersih rumah sepagi mungkin, sebelum mengerjakan yang lain. Dengan membuka pahanya lebih lebar dan mendiamkan sejenak ‘Mr. Lalu aku katakan bahwa dia harus memotong bulu ketiaknya jika ingin BBnya hilang. Namun aku perhatikan dia masih terus mengerjakan pekerjaannya sambil tidak menunjukkan perasaannya. Namun tidak berapa lama, kurasakan pahanya menjepit tanganku, dan tangannya memegang tanganku agar tidak bergerak dan tidak meninggalkan ‘Veggy’nya. Untuk menutupi rasa malunya, diapun hanya mengangguk membolehkan. Lia semakin keras mengelinjang, hingga akhinya aku katakan kita keluar sama-sama. Sejenak terlintas untuk membuat Lia lebih dalam menguasai ‘pelajarannya’. Sejenak aku perhatikan wajahnya yang tampak beda, merah padam. Dengan malu dia tertunduk. Istriku memang harus selalu berangkat pagi, tidak seperti pekerjaanku yang tidak mengharuskan berangkat pagi. Perlahan diangkatnya baju kaosnya dan akupun bersorak gembira. Penny’ku dengan sangat lembut. Sementara aku bersiap kembali untuk tidur, kembali kudengar suara orang mendekat ke arah pintu kamar.




















