Teriakan kepuasan dari wanita itu pun membahana di seluruh ruangan. Sakit!! Bokep jepang Beruntung sekali kamu punya ayah angkat seperti Tomo..”Kata Sara, teman baikku sambil tertawa meledek. Senyuman misterius menghiasi wajahnya. Dengan posisi membungkuk, dia mengamati wajahku dengan teliti. Tersenyum Tomo mengecup kepalaku sambil mengelusnya.“Maria, kamu adalah milikku seorang.. Aku tidak mau kehilangan lagi orang yang kusayangi. Tepat jam 10.30 malam, aku mendengar suara pintu di sebelah kamarku berbunyi.“Tomo sudah pulang!!”, pikirku senang.Aku pun berlari keluar kamar untuk menyambutnya. Temannya yang ikut bersamanya pun ikut memperhatikan diriku.“Ada apa Torian? Yang paling menyedihkan adalah, aku sama sekali tidak pernah dikenalkan ataupun berjumpa dengan kerabat ayah maupun ibu.Aku tidak pernah bertanya. Hari itu, aku mulai merasa bosan di rumah dan Tomo belum pulang dari kantor. Temennya juga..” ujar Sara sambil tertawa kecil.Aku pun hanya bisa tertawa, aku pun menetujuinya. Kenapa katamu?! Dia memandangiku yang masih berlinang air mata. Akhir-akhir ini, kami memang jadi sering membicarakan soal cowok.Mungkin karena puber. Tidak lamapun, aku merasa kalau aku telah menemukan rumah baru bagiku. Tapi, dia juga bersikap disiplin. Beruntung sekali kamu punya ayah angkat seperti Tomo..”Kata Sara, teman baikku sambil tertawa meledek. ‘Senjata’nya sudah memasuki




















