“Ndy, ditanya kok malah bengong”, Bu Nita menyenggol lenganku. Perlahan aku bangun dari ranjang dan melangkah ke kamar mandi. Bokep jilbab lagi ada masalah?”, kepoku sembari menuju kursi didepan mejanya. Tangan kirinya melingkar dileherku sementara tangan kanan memegang kepalaku. “Ndy, kamu mau kan kalau di kantor kita tetep bersikap wajar layaknya atasan sama bawahan ya. Tak jarang kalo aku baru masuk ruangannya Bu nita langsung memuji penampilanku. Kuangkat pantatnya dan kududukkan di meja toilet kamar mandi. Bu nita kembali melolong. Saking keseringan aku menghadap keruangannya, aku mulai menangkap ada nada-nada persahabatan terlontar dari mulut dan gerak-geriknya. Atasanku seorang wanita berusia 42 tahun. “Kamu hebat Ndy, bisa bikin aku orgasme dua kali dalam waktu dekat”, katanya disela nafas yang tersengal. Lama kami dalam posisi itu dengan berbagai variasi, kadang kedua kakinya kuangkat tinggi, kadang hanya satu kaki yang kuangkat. terlihat cairan bening memek nya keluar dari dalam memek nya yang sudah basah dari tadi.Aku bangga juga bisa membuat wanita cantik ini puas hanya dalam lima menit jilatan.




















