Dibiarkannya Sasha bernyanyi sepuas hati dulu. Bokep indo Sasha hanya tertawa kecil dan tersenyum bahagia saat dipeluk oleh Pak Anton.“Sha, bagaimana kalau kamu nanti hamil? Pak Anton lalu meraih dagu Sasha dan mendongakkan wajah Sasha kearah wajahnya. Sehingga kini Sasha memamerkan kewanitaan dan pantatnya dihadapan Pak Anton dan anaknya sendiri. Ini, ada beberapa aksesoris yang dipesan Pak Anton untuk Bu Sasha! Alyssa memang pintar! Apalagi Sasha sudah berkeluarga dan ia amat mencintai suaminya.Sikap Sasha ini juga dinilai wajar oleh para pegawai kantor itu karena selain sikap ngototnya dan usianya yang sudah nyaris berkepala 5, tubuh Pak Anton yang tambun dan kepalanya yang agak botak membuatnya tidak begitu disukai para pegawai perempuan yang cenderung menjauhinya, apalagi Pak Anton terkenal genit dan sering menggoda pegawai perempuan di kantornya. Tanpa menghiraukan Pak Halim lagi, Pak Anton segera membimbing Sasha masuk ke dalam kamar mereka. Pak Anton segera beranjak bangun dari ranjangnya.“Yaah… kok pergi siih?!” ujar Sasha yang masih menungging dengan nada kecewa.“Sebentar sayang, aku mau minum dulu.” Jawab Pak Anton sambil mencari-cari wine yang tadi ditaruhnya diatas meja balkon itu supaya gairah seksualnya ikut bangkit untuk mengimbangi Sasha.Pak Anton amat terkejut melihat wine




















