Bus tadi baru saja berhenti di tempat makan. Uh, begitu romantis. Hijab bokep aku merabanya. Mangke setengah jam malih …,” Lho, kok bahasa jawa? ada orang mau ke toilet. Penuh kemenangan. Mungkin tidak terdengar. Perasaanku mengatakan ada sesuatu yang lain yang akan terjadi. Dan tangan itu menemukan sasarannya. Dia terengah-engah. Bukannya apa-apa, tapi aku paling tidak suka diganggu dengan masalah orang yang telat membeli tiket seperti pasangan ini.Ibu itu cemberut. Pernah membayangkan membuka kancing-kancing besar pada kain jeans? Pelan dan sedikit menekan. Asap bus benar-benar menyesakkan. Atau Satin? Aha, dia mengerti. Kaki ibu itu. SEkarang aku sedikit meremasnya. “adikku” tidur nyenyak sementara dia sendiri terpuaskan. Pasti mereka kekenyangan, dan acara yang paling menyenangkan setelah makan adalah tidur. Aku memilinnya. Tapi aku mendengar dia menghela napas. “Nuwun nggih mbak.”Aku duduk menunggu. Aku segera menutup mata. Kulihat tebaran warna hijau ditimpali air hujan yang begitu deras di sebelah kiri jalan tol.




















