Aku tak menyangka mereka akan tega berbuat hal yang keji padaku.Aku kembali berusaha untuk teriak walaupun mulutku masih tersumpal tangan Viko yang badannya paling besar dibanding dari dua orang temannya yang lain. Bokep Hijab Sehingga aku tak jadi berganti celana karena setahuku bosku tak suka kalau aku memakai pakaian muslimah. Setiap berangkat kerja dari rumah akau memakai hijab dulu dan sesampainya di kantor aku ganti baju dengan seragam yang telah disiapan kantor. Menatap kosong saat ketiga orang tersebut meninggalkanku sendiri setelah mereka mendapatkan keperawananku. Aku dipaksa oleh rekan-rekanku untuk meneggak minuman yang membuat kepalaku sangat berat. Restoran itu lebih terlihat seperti club malam yang berisikan wanita-wanita seksi dan kumpulan laki-laki mesum. Soni lalu berjongkok dan mulai menjilati vaginaku dengan kasar. Tapi Viko tak mendengarkan ucapanku. Banyak orang mengika kalau aku ini keturunan arab. 3 orang laki-laki yaitu Soni, Viko dan Romi sedangkan yang dua perempuan aku dan mbak Sari. Aku jadi panik sekali hingga tibalah seorang rekan kerjaku yang tubuhnya lebih kecil dariku namanya Sari.“Kenapa kamu Nis, kog lihatannya panik gitu?” tanya Sari.“Ini mbak aku lupa bawa rok kerjaku…gimana nih mbak kalau sampai ketahuan bos” kataku cemas.“Gimana ya…” kata Sari




















