Akupun tak ada masalah hubungan dengan para pasien. Bokep indo Mulai nakal kamu ya, kataku dalam hati. Aku bangkit. engga apa-apa … cuman kagum” Ah ! “Baik dok, saya akan periksa sendiri”
“Nanti kalau obatnya habis dan masih ada keluhan, ibu bisa balik lagi”
“Terima kasih Dok”
“Sama-sama Bu, selamat sore”
Wanita muda cantik dan seksi itu berlalu. Rapi kembali. “Kok ngliatin aja, pakai dong bajunya”
“Habis . Pasien yang memiliki vagina yang “legit” .. “Radang tenggorokan dan disentri”
“Disentri ?” katanya sambil perlahan mulai menurunkan kaosnya. Aku sudah biasa sebenarnya melihat dada wanita. Disingkirkannya benda2 yang ada di meja, lalu aku didudukkan di meja, mendorongku hingga punggungku rebah di meja. Kedua bulatan itu bergerak naik-turun mengikuti alunan nafasnya. Aku mengerti permintaanya. Pura-pura belum menemukan agar bisa terus meremasi buah dada indah ini. itu bukan penyakit keturunan” kataku memotong, udah siap2 mau pulang. Pemandangan yang merangsang .. Kok bajunya belum dipakai ?”
“Entar ajalah . Lin Chin Shia nama bintang film itu, kalau engga salah eja.




















