Semua orang nengok dan nggak lihat apa-apa lagi.Saya sendiri selalu merasa jelek lho kalau tampil bersama Simbok. Bokep jilbab Saya ngerti itu sebenarnya bahaya, tapi rasanya lebih enak… anget dan lebih puas aja rasanya. Tapi…kok saya merasa nikmat, ya? Saya tetap mencari penghidupan dengan menari untuk orang-orang di Pasar. ANNGGGHHHH!!” Dan menjeritlah saya.Juragan mendengar saya njerit, dan langsung memegangi tangan saya sambil ngangkat pinggulnya sehingga burungnya masuk sedalam-dalamnya ke memek saya.“Khn! Pas tinggal selembar lilitan yang menutup tetek saya, saya jadi malu, dan saya tahan selembar itu dengan lengan saya. Nama saya Darmini, tapi orang nggak banyak yang mengenal nama asli saya. Bokong saya juga kencang gara-gara dibentuk latihan olah tubuh dalam tarian.Ada yang bilang bahenol, saya sih matur nuwun saja kalau ada yang anggap begitu. Juragan tiba-tiba mau mengambil lagi uang itu.“Kalau nggak mau ya sudah,” katanya dengan nada kurang senang.Tapi saya tahan uang itu dengan tangan saya, lalu saya ngangguk. Belum utang-utang lainnya. Kok begini jadinya? Saya janji akan kembalikan secepatnya.”Eh, kok Juragan langsung mengantongi segepok uang yang tadi dia hitung-hitung.“Denok,” kata beliau dengan dingin, “Aku ini pedagang, bukan tukang ngasih utang.




















