“Jangan hanya berani melawan adikku, bagaimana kalau kau buktikan kejantananmu pada kami berdua sekaligus..?”
Aku tidak banyak berbicara lagi, kusambar tubuh Cinderella yang sudah setengah telanjang itu, kutarik bra-nya hingga putus, lalu kubanting dia ke tempat tidurku. Dia tersenyum ke arahku, lalu mendekat. Bokep china Aku benar-benar menyesal karena lupa mengunci pintu, tapi penyesalanku berubah menjadi senyum kemenangan ketika Cinderella membuka pakaian tidurnya. Kulihat Cinderella berdiri di ambang pintu yang lupa kukunci. Adriana sendiri bergoncang-goncang menikmati puncak keduanya. Kali ini aku tidak bermain dari depan, kubalikkan tubuhCinderella dan kutusuk dia dari belakang. Tanganku yang semula diam, mulai nakal dan memanjat naik ke dadanya, tetapi ketika kuremas dadanya, Adriana meronta, “Aku sudah milik orang lain, apalagi dia Alf temanmu.”
Aku tersenyum, “Aku tidak akan mengambilmu darinya, hanya untuk malam ini saja.”
Adriana tersenyum nakal, diraihnya tanganku, “Oke, siapa takut..!”
Aku tersenyum, lalu melanjutkan permainanku. Semakin lama kocokanku semakin cepat, dan desahan Adriana sudah berganti menjadi jeritan-jeritan tertahan yang membuat nafsuku semakin membara. Kugosokkan sebentar kepala kejantananku yang sudah basah oleh liur Cinderella. Adriana mendesah dalam, dipegangnya tanganku seolah memohon untuk lebih lembut sedikit. Memang sudah tidak aneh kalau ada dua orang anak kembar yang menyukai




















