Kalau hujan reda saya akan pulang…” terang Pak Rahmat. Selain itu ia berparas cantik, memiliki sosok yang membuat lawan jenisnya ingin mendapatkannya, namun hatinya telah jatuh kepada Dodi yang merupakan pria yang gigih mendapatkannya, hingga ia mau di pertunangkan dengan nya.Tunangannya Dodi adalah seorang pria yang telah memiliki kehidupan yang mapan pada sebuah tempat kuliah, selain itu ia anak dari sahabat ayah Andini. Bokep china Pak Rahmat mendengarnya dengan penuh perhatian dan sesekali mencuri pandang dada Andini. “Pak, ini kopinya ..”. Sesampai didalam rumah, Andini masuk kekamar dan mengganti pakaiannya dengan kimono handuk, sedang Pak Rahmat ia pinjami handuk untuk ganti pakainan yang basah itu.Saat Andini berganti pakaian tadi Pak Rahmat mengintipnya dari celah pintu kamar itu. Dijari Andini memang melingkar cincin tunangan dan Pak Rahmat tidak memperdulikannya.Dengan kelihaiannya, kembali Andini larut dalam pelukan dan alunan nafsu yang di pancarkan laki-laki desa itu. Dari dekat Pak Rahmat dapat merasakan dan menikmati kehalusan kulit Andini. Andini merasa ia tak bisa bertugas jika tanpa dibantu Pak Rahmat.Suatu hari saat pulang dari desa tetangga, mereka kehujanan dan hari saat itu hujan turun dengan derasnya.Lalu dengan buru-buru Pak Rahmat mempercepat kendaraannya, secara otomatis Andini




















