Ia pasti melihat tatapan protesku, tapi ia nampak berpikir keras. Tapi kalo pulang, Cie Pin naik bis sedang aku dijemput Cie Sian. Bokep indo pasti heboh waktu itu kalo dia tahu.Eh, tapi.. Eh, aku lupa. Kalo aku maling, habis sudah isi rumah ini..)“Ini kontrakan Ciecie..” katanya sambil menunjuk ke ruangan dalam, “Ciecie tinggal berempat di sini.”
“Yang lainnya kalo ngga kerja ya kuliah..” katanya saat aku bertanya mana yang lain.Ia membuka kamarnya dan menyilakan aku masuk sementara ia ke ruangan lain mungkin mengambil minuman. Lalu tubuh telanjangnya itu menelungkup menindih tubuh telanjangku..Ia menciumiku sementara tangan kirinya menyentuh-sentuh kepala kontolku dan ampun deh rasanya luar biasa.. “Mau liat Ciecie telanjang ngga, Say?”Aku cuma bisa menelan ludah gugup. Aduh, dengan uang segitu, dia mau telanjang di depanku supaya dia bisa kuliah..“Cie..” kataku nekat, gejolak di kepalaku sudah memuncak di napas dan kontolku nih.. Tapi ia menciumku di pipi dan membimbingku ke cermin yang tertempel di lemarinya memperlihatkan seluruh badan telanjangnya kecuali di sekitar tetek itu.. Aku perhatikan kamarnya sangat rapi, mirip seperti kamarnya Ci Sian. Cie Lena memelukku sekali lagi.. Juga sama Mbak Maya, temen SMA nya Cie Pin. Ya tentu saja kami




















