“Apa sih El?”, tanya Jenny heran. Link bokep Pandu mulai menggenjot liang vaginaku lagi. Entah apa yang ada di pikiran wali kelasku yang bejat ini.Kini aku merasakan liang vaginaku begitu penuh, dan aku menggeliat perlahan ketika kurasakan liang vaginaku diaduk aduk oleh penis pemerkosaku ini. Sampai ke kepala penisnya, aku mencucup dengan kuat, membuat Pandu melolong keenakan. terserah kamu sih”, kataku.Lalu aku berdiri dan melangkah ke depan diikuti oleh Jenny.Hampir bersamaan kami berkata,“Pak, kami ijin ke belakang dulu”. Padahal terlihat jelas ia sudah sangat bernafsu melumat tubuhku. Kalau tidak ada, biarkan saya kembali ke kelas, saya kan harus mengikuti pelajaran”, kataku pelan.Pak Edy terkekeh dan menjawab,“Tentu saja saya ada perlu sama kamu Eliza”. Tanpa berkata apa apa aku mengambil celana dalamku dan mengenakan di tubuhku menutup liang vaginaku. Pagi ini semua berlangsung seperti biasa, hanya aku dan Jenny saling tersenyum penuh arti kalau tanpa sengaja kami beradu pandang ataupun bersenggolan tangan. Ya, kejadian di depan rumah Jenny pada akhir liburan kemarin memang mengubah total hubunganku dengan Jenny.Istirahat pertama tadi kulewatkan bersama Jenny di kantin.




















